DAU Bakal Utuh Rp 483 M

Sumber: Banjarmasin Post, Sabtu, 7 November 2009

Banjarmasin, Bpost- Berita Situs Departemen Keuangan, perihal bakal dipangkasnya dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) 2010 Pemprov Kalsel, disikapi Gubernur H Rudy Ariffin dengan meyakinkan pusat agar membatalkan rekcana tersebut.

“Dalam pertemuan dengan Dirjen Perimbangan Keuangan Daerah Pak Merdiatmo baru-baru tadi, beliau menjanjikan akan mengusahakan pembatalan pemotongan DAK dan DAU 2010, ” ungkap Gubernur Rudy Ariffin, Jumat (6/11).

Dari pembicaraan tersebut, beber Rudy, Dirjen menjanjikan akan mengusahakn agar pemotongan terhadap perimbangan keuangan provinsi ini, baik DAU ataupun DAK tidak dilakukan.

Rudy menambahkan, berdasarkan berita Situs Depkeu RI tersebut, pemangkasan anggaran perimbangan itu konsekwensi prestasi kinerja keuangan dan kriteria ekonomi dan kesejahteraan di daerah ini.

Prestasi itu, terlihat dari pencapaian perolehan besaran PAD yang mencapai 52 persen dari total APBD sebesar Rp 2,1 triliun.

Gubernur memastikan, pemprov akan mendapatkan insentif sebesar Rp 20 miliar atas prestasi yang telah berhasil dicapai daerah ini.

Sebagaimana diberitakan harian ini, prestasi kinerja keuangan pemprov tidak hanya membawa kabar baik, tetapi juga kabar kurang menggembirakan.

Kurang menggembirakan karena usulan DAU 2010 sebesar Rp 483 miliar oleh pusat hanya disetujui Rp 458 miliar atau turun sebesar Rp 25 miliar. Begitu pula terjadi terhadap bantuan DAK. Dari usulan sebesar Rp 43 miliar hanya diberikan Rp 19 miliar atau turun sebesar Rp 23 miliar.

Dengan demikian, tahun 2010 total dana perimbangan baik itu melalui DAU ataupun DAK yang diperoleh daerah kita turun hungga Rp 48 miliar.

Kabar gembiranya, pemprov mendapatkan insentif sebesar Rp 20 miliar atas pencapaian prestasi tersebut. Dana tersebut, akan di masukkan dalam bagian APBD Provinsi Kalsel 2010 mendatang. (wid)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of