Rancangan Perubahan APBD TA 2009 Disetujui

Sumber: Kalimantan Post, Rabu, 05 Agustus 2009

Marabahan, KP – Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD-P) Kabupaten Barito Kuala (Batola) Tahun Anggaran 2009, disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, dalam rapat paripurna dewan.

Rapat paripurna dewan tersebut, dipimpin langsung Ketua DPRD H Husain Akhmad bersama kedua wakilnya Ma’mun Kaderi SE dan H Ikhsan Gianto S.Hut, dan dihadiri Bupati Batola H Hasanuddin Murad bersama wakilnya H Sukardhi, unsur Muspida, para anggota dewan, Sekda Ir Supriyono, para asisten, staf ahli, serta sejumlah kepala dinas/badan/kantor, Kabag, camat, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam rapat paripurna dewan, dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD setempat terhadap RAPBD-P TA 2009, dan enam buah Raperda Kabupaten Batola, yang dilaksanakan, Selasa (4/8), di aula DPRD setempat, secara umum seluruh fraksi DPRD, menyetujui untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Adapun enam Perda tersebut, terdiri dari, Perda tentang APBD-P Kabupaten Batola TA 2009, Perda tentang penyertaan modal Pemkab Batola kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Selatan, Perda tentang penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Batola, Perda tentang pembentukan organisasi dan tata kerja Perusahaan Daerah Pelabuhan ‘Barito Kuala Mandiri, dan Perda pencadangan dana untuk pembiayaan MTQ nasional ke-25 tingkat Propinsi Kalsel, serta Perda tentang tarif jasa pemanduan dan penundaan kapal.

Sedangkan RAPBD-P TA 2009, yang disepakati, pendapatan sebesar Rp509.036.400.690, belanja mencapai Rp530.882.762.020, sehingga anggaran mengalami defisit sebesar Rp21.846.361.330, dengan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) sebesar Rp1.868.284.581,69.

”Sebagaimana kita sadari bersama, bahwa keenam Perda dimaksud, merupakan wujud dari tanggungjawab kita terhadap terlaksananya roda pemerintahan yang diamanahkan oleh rakyat dan juga sebagai wujud tekad kita untuk dapat lebih memacu kelangsungan pembangunan di daerah ini,” ujar Bupati Batola H Hasanuddin Murad, ketika menyampaikan sambutannya pada rapat paripurna dewan tersebut.

Menurutnya, dalam penerapan Perda tersebut, diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). ”Dan lebih meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan anak-anak kita dalam semua jenjang pendidikan, yang Insya Allah akan membawa kemajuan bagi dunia pendidikan, sehingga pada gilirannya akan melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan akan menjadi kebanggaan daerah yang kita cintai ini,” terang Hasan.

Sudah barang tentu, lanjutnya, keberadaan keenam buah Perda dimaksud, hendaknya dapat disikapi dan diantisipasi dengan menyiapkan langkah-langkah kegiatan dan program yang terencana dan konkrit, agar implementasi Perda-Perda tersebut, dapat benar-benar dilaksanakan secara optimal, sehingga tidak hanya menjadi  ‘macan kertas’, namun sebaliknya dapat menjadi piranti hukum yang kuat, sekaligus berwibawa, sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya sesuai dengan amanat yang dikandung dalam Perda terkait.

”Karenanya, pada kesempatan yang berharga ini, kepada SKPD di lingkungan Pemkab Batola, khususnya SKPD terkait, saya mintakan agar dengan sungguh-sungguh dapat melaksanakan secara optimal amanat yang terkandung dalam Perda-Perda dimaksud,” pesan Hasan.

Terkait dengan direalisasikan Perubahan APBD 2009 secara lebih cepat, dampaknya akan sangat bermanfaat dan mempunyai makna signifikan, mengingat bagi Kabupaten Batola, keberadaan APBD, selama ini telah menjadi input yang memberikan kontribusi dan sumber terbesar bagi pertumbuhan dan dinamika perekonomian masyarakat.

”Oleh sebab itu, atas disepakatinya RAPBD-P TA 2009 oleh dewan yang terhormat,  saya atas nama masyarakat dan Pemkab Batola menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Utamanya, kepada Panggar dewan yang terhormat, yang telah bekerja keras dengan penuh kesungguhan dan tidak mengenal lelah, sehingga Insya Allah apa yang menjadi kesepakatan bersama ini, akan menjadi karya terbaik bagi masyarakat dan daerah yang kita cintai ini,” tutur Hasan.

Kondisi demikian, merupakan gambaran yang mencerminkan telah terbangunnya kesepahaman dan kebersamaan yang tinggi, antara pihak Pemkan Batola dan DPRD yang terhormat, khususnya, terhadap pentingnya korelasi dan orientasi program dan kegiatan yang ditujukan bagi upaya pencapaian visi dan misi Pemkab Batola yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

”Dengan disahkannya APBD-P ini, saya harapkan akan menjadi pemicu dan pemacu kita semua, untuk dapat lebih bekerja keras secara cerdas dalam rangka merealisasikan segenap program dan kegiatan yang telah diamanatkan dalam APBD tahun 2009,” demikian Bupati Hasan. (yus/K-5)