Focus Group Discussion Pembahasan Kesiapan Aplikasi SIMDA

IMG_0002eeSebagai upaya tindak lanjut hasil pemeriksaan pendahuluan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2015, BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan mengadakan Focus Group Discussion Pembahasan Kesiapan Aplikasi SIMDA dalam Rangka Mendukung Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah di Provinsi Kalimatan Selatan Tahun 2015 pada hari Jumat, 18 Maret 2016. BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan mengundang Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagai narasumber. Selain tim pemeriksaan pendahuluan atas LKPD TA 2015, peserta dalam acara tersebut juga terdiri dari Inspektorat dan Badan/Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah/Bagian Keuangan Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tanah Laut, Tabalong dan Tanah Bumbu, serta Kota Banjarbaru.

Agustinus Dompak dan Tukino selaku Pengendali Teknis Pemeriksaan Pendahuluan atas LKPD TA 2015 mengungkapkan beberapa permasalahan yang ditemukan tim pemeriksaan pendahuluan terkait dengan penggunaan aplikasi SIMDA berbasis akrual. Pada acara tersebut BPKP menjelaskan bahwa aplikasi SIMDA berbasis akrual untuk saat ini adalah aplikasi pengelolaan keuangan dan barang milik daerah yang terbaik diantara aplikasi-aplikasi sejenis lainnya. Namun demikian, aplikasi SIMDA hanyalah sebuah alat dan sangat memerlukan dukungan sumber daya manusia yang menggunakannya dalam hal ini sumber daya manusia pada pemerintah daerah. “Kesiapan aplikasi SIMDA sangat memerlukan mapping.”, jelas narasumber dari BPKP. Dengan dilaksanakannya acara ini diharapkan agar BPK dapat memperoleh pemahaman yang utuh atas permasalahan yang ditemukan pada pemeriksaan pendahuluan atas LKPD TA 2015.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of